Gizi buruk: Kemiskinan atau Ketidaktahuan?

Category : Gizi Buruk

Ini sangat ironis, karena bahasa di masyarakat miskin sekalipun, seolah-olah kebutuhan gizi harus dipenuhi dengan membeli (terutama susu dan makanan suplemen lainnya)

Berikut ini tulisan Noviansyah Manap, teman saya yg selalu juara sekolah sejak masih di SMP.
apa yang ditulis Novi?

Diskusi Gizi Buruk dan Kemiskinan

Category : Gizi Buruk

Tulisan berikut adalah dari Razaq Manan Ahmad di Causes Indonesia Bebas Gizi Buruk 2015

plurker04 Gizi buruk merupakan ancaman besar, tidak hanya bagi negara kita, tapi juga bagi dunia. Anda pasti sadar, gizi buruk memiliki korelasi yg sangat erat dan saling mempengaruhi dgn kemiskinan. Korelasi kemudian ini, kemudian coba dikonsepkan dan hasilnya keluarlah sebuah konsep yang dinamakan Cycle of Poverty (Lingkaran Kemiskinan).
Dalam konsep tersebut, hanya ada 2 variabel ; yakni poverty (kemiskinan) dan malnutrition (gizi buruk). Dan bagi banyak pihak, untuk menghancurkan kelangsungan "Cycle of Poverty" tersebut, kunci utamanya adalah dengan mengatasi permasalahan malnutrisi di tingkat balita dan anak-anak.
Balita dan anak-anak adalah masa depan bangsa. Generasi penerus bangsa. Di pundak merekalah kita meletakkan masa depan bangsa ini. Apa jadinya bangsa ini bila balitanya menderita malnutrisi????
Jika seorang balita ato anak2 menderita malnutrisi, maka dapat diprediksi IQ nya akan lebih rendah, kemampuan belajarnya rendah, kecerdasannya rendah, dan kesehatannya pun rendah. Hal-hal demikian ini, bila dibiarkan akan semakin membuat bangsa ini semakin miskin. Karena, balita dan anak penderita malnutrisi ini, bila tidak ditangani secara cepat dan tepat, di masa dewasanya ia akan menjadi dewasa dengan tingkat produktivitas yg rendah dan tingkat kesehatan yg rendah. Dengan tingkat produktivitas dan kesehatan yg rendah itu, maka dapat dipastikan ia akan memperoleh penghasilan yg rendah itu. Penghasilan yg rendah akan semakin menjerumuskannya pada kemiskinan.
Kemudian apabila dia berkeluarga dan memiliki anak, tentunya penghasilan rendah yg didapatnya tak akan mampu membelikan makanan yg cukup nutrisi bagi keluarganya. Ini tentunya akan membuat anak-anaknya menjadi penderita malnutrisi pula.
Dan hal ini akan terus berlanjut sampe kapanpun bila kita tidak segera melakukan intevensi nutrisi untuk menanggulangi malnutrisi tersebut.  So, jika sebuah bangsa ingin membebaskan rakyatnya dari kemiskinan, maka bebaskan rakyatnya dulu dari permasalahan malnutrisi.

Kita Lanjutkan Diskusinya ..