Kegiatan Penanggulangan Gizi Buruk

Category : Gizi Buruk

Sudah agak lama saya tidak update masalah gizi buruk, baik di blog maupun di cause. Meski begitu saya menjadi kepala institusi yang bisa langsung berhadapan dengan kasus-kasus sehingga setiap tahun saya pasti punya kegiatan yang langsung bersentuhan dengan penderita. Saya akan cerita tentang kegiatan di puskesmas saya yang berkaitan dengan penanggulangan gizi buruk di Kecamatan Krejengan. Foto-foto dari kegiatan ini saya update berdasarkan pelaksanaan kegiatannya.

Ada apa nih ?

Diskusi Penanganan Gizi Buruk

Category : Gizi Buruk

IBGB2015-kecilPemaparan berikut diambilkan dari Diskusi Tatalaksana Balita Gizi Buruk Bagi Petugas Puskemas Propinsi Jawa Timur di Sidoarjo 13 – 14 November 2008.

Perlu dimaklumi bahwa fakta di lapangan menyatakan anak yang kemudian menderita gizi buruk sebenarnya kebanyakan dilahirkan dengan berat badan normal. Tidak sama dengan perkiraan sebagian besar orang bahwa balita gizi buruk kebanyakan dilahirkan dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

Seorang anak yang gizi buruk juga pada umumnya bukan pengunjung tetap posyandu. Ketidakhadiran di Posyandu karena adanya Hambatan Sosial. Misalnya perasaan risih ke posyandu, kedua orangtua bekerja dan beberapa masalah serupa itu.

Di sebagian besar masalah gizi buruk, penderita hanya akan “muncul” di pelayanan kesehatan pada saat menderita ISPA (batuk pilek) atau Diare. Dan untuk menemukan balita yang tidak dibawa ke Posyandu sangat memerlukan kunjungan rumah. Selanjutnya bagaimana dengan penanganannya ?